NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur bersama perwakilan LAZISNU PCNU se-Jawa Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi penyintas bencana di Kecamatan Peunaron dan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur , Rabu hingga Sabtu (07-10/01/2026). Selain itu, mereka juga membantu membersihkan lumpur yang merendam rumah-rumah warga.
Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, menyebutkan bahwa audit keuangan yang dilakukan oleh LAZISNU Jatim merupakan ikhtiar pengelolaan keuangan yang profesional dan transparan. Dalam audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs Nasikin MM CPA CA Ak dan auditor Akie Rusaktiva Rustam MSA CA dari Universitas Brawijaya (UB) Malang itu, LAZISNU Jatim memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
LAZISNU PWNU Jatim melaksanakan audit terkait pengelolaan keuangan tahun 2024 guna mewujudkan transparansi. Audit independen itu meraih opini WTP.
Lazisnu Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Surabaya sebagai upaya konsolidasi program sosial tahun 2025 yang diikuti pengurus dari seluruh kabupaten dan kota. Kegiatan ini membahas evaluasi program, strategi penyaluran zakat agar tepat sasaran, penguatan basis data mustahik, peningkatan kapasitas relawan, serta transparansi keuangan, disertai pelatihan administrasi dan pengenalan sistem pelaporan digital real-time. Melalui Rakorwil ini, Lazisnu Jatim menegaskan komitmennya mengelola zakat secara profesional, amanah, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Lazisnu Jawa Timur meluncurkan Program Ekonomi Produktif di Surabaya untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan UMKM dengan pendampingan usaha, pelatihan, permodalan bergulir, dan akses pasar. Program ini menekankan pemanfaatan zakat secara produktif agar pelaku usaha kecil dapat naik kelas, seperti dirasakan penerima manfaat yang kini mampu meningkatkan produksi dan pemasaran digital. Ke depan, Lazisnu Jatim menargetkan lebih dari 1.000 UMKM binaan di seluruh Jawa Timur guna menciptakan ekosistem usaha berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dhuafa melalui pemberdayaan ekonomi.




