Surabaya, LAZISNU Jatim
Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jatim menyerahkan hasil audit pengelolaan keuangan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim. Penyerahan berlangsung di lobby Kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Al-Akbar Timur No.9, Gayungan, Kota Surabaya, Selasa (02/12/2025).
Hasil audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs Nasikin MM CPA CA Ak ini diserahkan oleh jajaran LAZISNU Jatim kepada Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz. Turut mendampingi auditor Akie Rusaktiva Rustam MSA CA, seorang dosen Departemen Akuntansi Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz, mengapresiasi yang dilakukan LAZISNU Jatim dalam melakukan audit keuangan. Apalagi dalam proses audit tersebut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Alhamdulillah, ini baru pertama kali ini LAZISNU ada audit. Dan ini hasilnya alhamdulillah wajar tanpa pengecualian. Ini menunjukkan bahwa semua dilaksanakan dengan baik, semua mengikuti aturan-aturan,” ujarnya, Selasa (02/12/2025).
Ia menyebutkan, ikhtiar dalam mewujudkan transparansi lembaga ini menjadi satu titik tolak agar ke depan semuanya dilaksanakan secara profesional dan tertib. Apalagi dalam mengelola dana umat seperti yang dilakukan LAZISNU Jatim harus dipertanggungjawabkan.
“Jadi, dana masyarakat yang dikelola itu harus dipertanggungjawabkan. Bagi NU pertanggungjawabannya ini (audit) satu, satu lagi pertanggungjawabannya di akhirat,” ungkap Gus Kikin, sapaan karibnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang ini berharap upaya LAZISNU Jatim menjadi contoh bagi lembaga yang lain. Sebab, mengelola dana umat seperti Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) memiliki konsekuensi dan tanggung jawab yang besar.
“Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi yang lain, kita mengelola dana masyarakat itu ada konsekuensinya, ada tanggung jawabnya, yang harus dipertanggungjawabkan sampai di akhirat nanti,” tegasnya.
Gus Kikin berharap, agar umat Islam khususnya kalangan Nahdlatul Ulama mempercayakan penyaluran dana ZIS melalui LAZISNU Jatim. Sebab, wujud transparansi dan keterbukaan yang dilakukan telah benar-benar berjalan dengan baik.
“Ya, saya rasa kalau ini sudah seperti ini, ya sebaiknya nanti masyarakat terutama Nahdliyin itu kalau ada zakat, ya melalui LAZISNU ini. Kalau sudah begini apalagi yang harus dipertanyakan,” pungkasnya.
Sementara Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah, menyampaikan syukur atas hasil audit yang mendapat opini WTP. Ia menuturkan hal ini bukti nyata pengelolaan dana umat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai standar audit independen.
“Alhamdulillah, hari ini hasilnya sudah keluar dan kita mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP,” katanya.
Sumber: jatim.nu.or.id