NU Care-LAZISNU Jatim merilis perolehan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) selama tahun 2025. Dana yang dihimpun oleh LAZISNU Jatim dan LAZISNU di kabupaten/kota se Jawa Timur itu mencapai Rp1.585.944.257.646 atau Rp1,5 triliun lebih. Rinciannya, penerimaan dana zakat sepanjang 2025 mencapai Rp56.004.556.672, sementara penerimaan dana infaq dan shadaqah sebesar Rp42.516.239.307. Adapun penerimaan dana keagamaan dan sosial Rp38.640.280.147, serta dana amil yaitu Rp8.526.851.434. Dari jumlah penerimaan tersebut, sepanjang 2025 NU Care-LAZISNU se Jatim telah menyalurkan dana dan bantuan kepada mustahik sebesar Rp1.430.161.484.265 atau Rp1,4 triliun lebih.
Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah, mengatakan memasuki abad kedua NU bertekad mewujudkan transformasi filantropi NU. Untuk mewujudkan hal itu, tentu harus melalui sejumlah tantangan dan konsekuensi. Transformasi yang digagas LAZISNU Jatim meliputi tiga hal, yaitu sistem laporan keuangan, aplikasi, serta website yang di dalamnya juga memuat dokumentasi dan publikasi informasi kelembagaan.
NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur bersama Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Jawa Timur menyalurkan bantuan berupa 20 tabung oksigen untuk ambulans NU se-Jawa Timur. Bantuan tersebut bertujuan memperkuat fasilitas pendukung layanan ambulans serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien.
NU Care-LAZISNU Jatim menerima penyaluran donasi sebesar Rp121.237.600 untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra. Donasi itu dikumpulkan dari ribuan siswa jenjang TK hingga SMA, termasuk anak asuh Panti Asuhan Yayasan Khadijah Surabaya. Donasi secara simbolis diserahkan oleh pengurus Yayasan Khadijah Surabaya bersama para siswa kepada Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah di halaman Gedung SD, SMP dan SMA Khadijah, Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, Surabaya, Kamis (11/12/2025) siang.



