LAZISNU Bojonegoro pada momentum bulan Ramadhan mengajak masyarakat, khususnya Nahdliyin, untuk memperkuat kepedulian sosial kepada sesama, seperti kaum dhuafa, anak yatim, dan keluarga prasejahtera. Ketua LAZISNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan. “Ramadhan 1447 Hijriah adalah bulan keberkahan. Setiap rupiah yang disedekahkan akan menjadi cahaya kebaikan yang terus mengalir pahalanya,” katanya.
LAZISNU Jatim membuka Gerai Zakat pada JConnect Ramadan Vaganza 2026 di Balai Kota Surabaya. Gerai ini merupakan bentuk layanan bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat secara mudah di bulan Ramadhan. Pembayaran zakat cukup mudah dan cepat, transaksi dapat dilakukan dalam bentuk uang tanpa batasan nominal tertentu. Selain itu, gerai ini juga melayani pembayaran fidyah hingga pemasaran produk UMKM binaan.
Festival Kemanusiaan NU 2025 yang digelar Lazisnu Jawa Timur di Alun-Alun Kota Malang selama dua hari berhasil menarik ribuan pengunjung melalui rangkaian kegiatan sosial, edukatif, dan hiburan seperti bazar amal, layanan kesehatan gratis, pentas seni, talkshow kemanusiaan, serta penggalangan dana. Acara ini juga menjadi wadah promosi UMKM binaan dan edukasi publik tentang peran zakat, infak, dan sedekah dalam pemberdayaan masyarakat. Dana yang terkumpul dialokasikan untuk bantuan pendidikan, bedah rumah, dan penguatan UMKM, dengan komitmen penyaluran transparan. Melalui festival ini, Lazisnu Jatim mengajak masyarakat menjadikan kepedulian sosial sebagai kebiasaan dan berharap kegiatan serupa menjadi agenda tahunan.
Lazisnu Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Surabaya sebagai upaya konsolidasi program sosial tahun 2025 yang diikuti pengurus dari seluruh kabupaten dan kota. Kegiatan ini membahas evaluasi program, strategi penyaluran zakat agar tepat sasaran, penguatan basis data mustahik, peningkatan kapasitas relawan, serta transparansi keuangan, disertai pelatihan administrasi dan pengenalan sistem pelaporan digital real-time. Melalui Rakorwil ini, Lazisnu Jatim menegaskan komitmennya mengelola zakat secara profesional, amanah, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat.



