NU Care-LAZISNU Jatim merilis perolehan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) selama tahun 2025. Dana yang dihimpun oleh LAZISNU Jatim dan LAZISNU di kabupaten/kota se Jawa Timur itu mencapai Rp1.585.944.257.646 atau Rp1,5 triliun lebih. Rinciannya, penerimaan dana zakat sepanjang 2025 mencapai Rp56.004.556.672, sementara penerimaan dana infaq dan shadaqah sebesar Rp42.516.239.307. Adapun penerimaan dana keagamaan dan sosial Rp38.640.280.147, serta dana amil yaitu Rp8.526.851.434. Dari jumlah penerimaan tersebut, sepanjang 2025 NU Care-LAZISNU se Jatim telah menyalurkan dana dan bantuan kepada mustahik sebesar Rp1.430.161.484.265 atau Rp1,4 triliun lebih.
Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, menyebutkan bahwa audit keuangan yang dilakukan oleh LAZISNU Jatim merupakan ikhtiar pengelolaan keuangan yang profesional dan transparan. Dalam audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs Nasikin MM CPA CA Ak dan auditor Akie Rusaktiva Rustam MSA CA dari Universitas Brawijaya (UB) Malang itu, LAZISNU Jatim memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
LAZISNU PWNU Jatim melaksanakan audit terkait pengelolaan keuangan tahun 2024 guna mewujudkan transparansi. Audit independen itu meraih opini WTP.


