LAZISNU Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk menggalakkan Gerakan Intensifikasi Koin NU yang diinisiasi oleh NU Care-LAZISNU Jatim. Ketua LAZISNU Pasuruan, Nur Kholis Majid, mengatakkan bahwa koin NU bukan sekadar program pengumpulan infak, melainkan fondasi penting dalam membangun kemandirian organisasi sehingga mampu membiayai berbagai kegiatan keumatan tanpa bergantung kepada pihak lain. "Koin NU adalah kekuatan organisasi, dari sinilah kita membangun kemandirian untuk mendanai kegiatan-kegiatan NU, baik di tingkat ranting, MWCNU, hingga PCNU," ujarnya.
Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Tuban. Melalui program NU Care Sehat, LAZISNU Tuban kembali memberikan layanan ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan transportasi menuju fasilitas kesehatan. Layanan diberikan kepada Nasirudin, warga Dusun Krajan, Desa Lajo Kidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, pada Selasa (4/8/2026). Nasirudin akan menjalani pengobatan akibat kanker usus besar menuju rumah sakit.
Ketua LAZISNU PWNU Jatim, H A Afif Amrullah, M.EI, resmi dilantik sebagai Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur periode 2026–2031 oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (9/8/2026) malam. Pengangkatan ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/508/013/2026 tentang Pengangkatan Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur 2026–2031, tertanggal 4 Agustus 2026. menempatkan tiga prinsip sebagai fondasi pendistribusian zakat, yakni aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Menurutnya, kepatuhan syariah harus berjalan bersama tata kelola dan regulasi yang baik.
NU Care-LAZISNU PBNU menyalurkan sejumlah bantuan di Komunitas Tanoker, Ledokombo, Jember, Jumat (07/08/2026). Di antara bantuan itu, meliputi, santunan anak yatim, dhuafa, anak dengan disabilitas, serta insentif guru dan pendamping komunitas. Kegiatan itu dihadiri oleh Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Riri Khariroh, Anggota LAZISNU PBNU H Misbahus Salam, Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU PWNU Jatim M Risal Syarifuddin, dan lainnya. H Misbahus Salam menyampaikan, penyaluran santunan merupakan bagian dari program filantropi yang dijalankan LAZISNU PBNU melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
NU Care-LAZISNU Jawa Timur kembali membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin menghafalkan Al-Qur'an melalui Program Beasiswa Santri Tahfidz 2026. Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan Pondok Pesantren Manbaul Ulum Malang. Program ini resmi dibuka mulai 3 Agustus 2026 dan kuota terbatas untuk sembilan orang. Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofi'i Boenawi, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen LAZISNU dalam memperluas akses pendidikan keagamaan bagi masyarakat, sekaligus menyiapkan kader-kader penghafal Al-Qur'an yang mampu memberikan manfaat bagi umat.
LAZISNU Sidoarjo menerima kunjungan sejumlah mahasiswa ITS Surabaya untuk melakukan penelitian implementasi nilai-nilai tasawuf pada program LAZISNU, Sabtu (01/8/2026). Sekretaris LAZISNU Sidoarjo, H Ahmad Zanuar Riza menyambut baik kunjungan akademik mahasiswa ITS Surabaya. Menurutnya, penelitian tersebut menjadi masukan berharga untuk LAZISNU dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi sekaligus memperkuat program pemberdayaan masyarakat.





