Melihat pontensi yang cukup besar, NU Care-LAZISNU Jawa Timur mencanangkan zakat dikelola secara produktif. Pendistribusian zakat tidak melulu pada konsumtif, tetapi dilakukan untuk pemberdayaan UMKM, bantuan modal usaha, pemberdayaan hewan ternak seperti kambing bergulir, bantuan sarana jualan gerobak dan sejenisnya. Dengan dana zakat ini, perekonomian masyarakat dapat meningkat. Mengubah mustahik (orang yang menerima) menjadi muzakki (orang yang memberi).
NU Care-LAZISNU Jawa Timur mendistribusikan 50 rombong usaha dalam program zakat produktif selama bulan Ramadhan 1447 H. Program ini difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masjid melalui bantuan modal dan perlengkapan usaha bagi masjid serta jamaahnya. Pendistribusian secara simbolis dilaksanakan di Masjid Al Hidayah Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (21/02/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jawa Timur, Moch Rofii Boenawi.
Festival Kemanusiaan NU 2025 yang digelar Lazisnu Jawa Timur di Alun-Alun Kota Malang selama dua hari berhasil menarik ribuan pengunjung melalui rangkaian kegiatan sosial, edukatif, dan hiburan seperti bazar amal, layanan kesehatan gratis, pentas seni, talkshow kemanusiaan, serta penggalangan dana. Acara ini juga menjadi wadah promosi UMKM binaan dan edukasi publik tentang peran zakat, infak, dan sedekah dalam pemberdayaan masyarakat. Dana yang terkumpul dialokasikan untuk bantuan pendidikan, bedah rumah, dan penguatan UMKM, dengan komitmen penyaluran transparan. Melalui festival ini, Lazisnu Jatim mengajak masyarakat menjadikan kepedulian sosial sebagai kebiasaan dan berharap kegiatan serupa menjadi agenda tahunan.
Lazisnu Jawa Timur meluncurkan Program Ekonomi Produktif di Surabaya untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan UMKM dengan pendampingan usaha, pelatihan, permodalan bergulir, dan akses pasar. Program ini menekankan pemanfaatan zakat secara produktif agar pelaku usaha kecil dapat naik kelas, seperti dirasakan penerima manfaat yang kini mampu meningkatkan produksi dan pemasaran digital. Ke depan, Lazisnu Jatim menargetkan lebih dari 1.000 UMKM binaan di seluruh Jawa Timur guna menciptakan ekosistem usaha berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dhuafa melalui pemberdayaan ekonomi.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur menyalurkan zakat produktif berupa bibit ikan lele di Lumajang. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Majelis Takwa Telkomsel (MTT). Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, mengatakan program zakat produktif menjadi contoh pengelolaan zakat yang inovatif, berorientasi pada pemberdayaan dan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.




