Ratusan muharrik filantropi NU se-Jawa Timur mulai memadati Aula lantai 3 Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026) siang sekira pukul 13.20 WIB. Mereka hendak mengikuti Konsolidasi Amil yang diselenggarakan oleh LAZISNU PWNU Jatim. Acara ini mengusung tema “Memperkuat Tatakelola ZIS Profesional, Akuntabel, dan Berkelanjutan.” Acara ini akan diikuti LAZISNU PCNU dan MWCNU se-Jawa Timur. Masing-masing tingkatan kepengurusan berhak mendelegasikan tiga orang untuk mengikuti agenda ini. Salah seorang peserta dari Tuban, Nadhif, menuturkan bahwa ia berangkat bersama-sama rombongan LAZISNU se-Tuban. Ia mengaku berangkat dari Tuban sekitar pukul 09.00 WIB. "Sampai di sini barusan, sekitar pukul 13.0 WIB," ujarnya.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur menggelar Pelatihan Fundraising CSR bertajuk “Strategi Tepat Menembus & Mengelola Dana CSR Perusahaan”. Kegiatan dalam rangka menyemarakkan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) ini dipusatkan di Aula Lantai II Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang, Ahad (30/8/2026) pagi. Agenda ini menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Pakar Filantropi Indonesia Hamid Abidin serta Wakil Direktur Fundraising, Humas & IT LAZISNU PBNU Anik Rifqoh. Adapun yang mengikuti acara ini dua orang perwakilan LAZISNU PCNU se-Jatim.
LAZISNU Jawa Timur merilis rincian data penerimaan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) selama bulan Ramadhan 1447 H. Penerimaan itu dihimpun oleh LAZISNU yang tersebar di kabupaten/kota se-Jawa Timur. Data tersebut bersumber dari laporan ZIS Ramadhan 1447 H yang dilakukan NU Care-LAZISNU PCNU se-Jatim per tanggal 14 April 2026. Sebanyak 36 LAZISNU PCNU se-Jatim telah mengirimkan laporan, sementara 9 sisanya menyusul.
NU Care-LAZISNU se-Jawa Timur mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga Rp208.027.849.090 atau Rp208 miliar selama Ramadhan 1447 H. Rinciannya, zakat maal sebesar Rp20.553.920.027 (Rp20 miliar), zakat fitrah Rp138.150.127.917 (Rp138,1 miliar), infaq/sedekah Rp10.450.274.495 (Rp10,4 miliar), dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) Rp478.564.589 (Rp478,5 juta), dan infaq/shadaqah barang Rp1.250.319.200 (Rp1,2 miliar). “Perolehan itu telah disalurkan kepada 3.290.182 atau 3,7 juta penerima manfaat di berbagai daerah,” ujar Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah, Selasa (21/04/2026).
Di bulan Ramadhan 1447 Hijriyah, NU Care-LAZISNU Jawa Timur menunjukkan kepedulian bagi penyintas bencana di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Di antara yang dilakukan ialah menyediakan 40 ribu porsi buka puasa dan sahur bagi korban terdampak bencana. Manajer Program NU Care-LAZISNU Jatim, M Risal Syarifuddin, menyampaikan bahwa dalam sehari Dapur Umum Ramadhan yang tersebar di empat titik menyediakan sebanyak 1.600 porsi buka puasa dan sahur.
NU Care-LAZISNU Jatim merilis perolehan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) selama tahun 2025. Dana yang dihimpun oleh LAZISNU Jatim dan LAZISNU di kabupaten/kota se Jawa Timur itu mencapai Rp1.585.944.257.646 atau Rp1,5 triliun lebih. Rinciannya, penerimaan dana zakat sepanjang 2025 mencapai Rp56.004.556.672, sementara penerimaan dana infaq dan shadaqah sebesar Rp42.516.239.307. Adapun penerimaan dana keagamaan dan sosial Rp38.640.280.147, serta dana amil yaitu Rp8.526.851.434. Dari jumlah penerimaan tersebut, sepanjang 2025 NU Care-LAZISNU se Jatim telah menyalurkan dana dan bantuan kepada mustahik sebesar Rp1.430.161.484.265 atau Rp1,4 triliun lebih.
- Sebelumnya
- 1
- 2
- Selanjutnya





