LAZISNU Jatim mengirimkan bantuan berupa truk tangki air berkapasitas 70 ribu liter kepada penyintas bencana di Aceh, khususnya yang ada di Aceh Tamiang dan Langsa. Truk tangki tersebut akan digunakan sebagai sarana penyaluran bantuan air bersih dari warga NU Jawa Timur.
NU Care-LAZISNU Jatim menerima penyaluran donasi sebesar Rp121.237.600 untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra. Donasi itu dikumpulkan dari ribuan siswa jenjang TK hingga SMA, termasuk anak asuh Panti Asuhan Yayasan Khadijah Surabaya. Donasi secara simbolis diserahkan oleh pengurus Yayasan Khadijah Surabaya bersama para siswa kepada Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah di halaman Gedung SD, SMP dan SMA Khadijah, Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, Surabaya, Kamis (11/12/2025) siang.
NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur bersama perwakilan LAZISNU PCNU se-Jawa Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi penyintas bencana di Kecamatan Peunaron dan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur , Rabu hingga Sabtu (07-10/01/2026). Selain itu, mereka juga membantu membersihkan lumpur yang merendam rumah-rumah warga.
Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, menyebutkan bahwa audit keuangan yang dilakukan oleh LAZISNU Jatim merupakan ikhtiar pengelolaan keuangan yang profesional dan transparan. Dalam audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs Nasikin MM CPA CA Ak dan auditor Akie Rusaktiva Rustam MSA CA dari Universitas Brawijaya (UB) Malang itu, LAZISNU Jatim memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
LAZISNU PWNU Jatim melaksanakan audit terkait pengelolaan keuangan tahun 2024 guna mewujudkan transparansi. Audit independen itu meraih opini WTP.
Lazisnu Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Surabaya sebagai upaya konsolidasi program sosial tahun 2025 yang diikuti pengurus dari seluruh kabupaten dan kota. Kegiatan ini membahas evaluasi program, strategi penyaluran zakat agar tepat sasaran, penguatan basis data mustahik, peningkatan kapasitas relawan, serta transparansi keuangan, disertai pelatihan administrasi dan pengenalan sistem pelaporan digital real-time. Melalui Rakorwil ini, Lazisnu Jatim menegaskan komitmennya mengelola zakat secara profesional, amanah, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat.





