LAZISNU PWNU Jatim melaksanakan audit terkait pengelolaan keuangan tahun 2024 guna mewujudkan transparansi. Audit independen itu meraih opini WTP.
Festival Kemanusiaan NU 2025 yang digelar Lazisnu Jawa Timur di Alun-Alun Kota Malang selama dua hari berhasil menarik ribuan pengunjung melalui rangkaian kegiatan sosial, edukatif, dan hiburan seperti bazar amal, layanan kesehatan gratis, pentas seni, talkshow kemanusiaan, serta penggalangan dana. Acara ini juga menjadi wadah promosi UMKM binaan dan edukasi publik tentang peran zakat, infak, dan sedekah dalam pemberdayaan masyarakat. Dana yang terkumpul dialokasikan untuk bantuan pendidikan, bedah rumah, dan penguatan UMKM, dengan komitmen penyaluran transparan. Melalui festival ini, Lazisnu Jatim mengajak masyarakat menjadikan kepedulian sosial sebagai kebiasaan dan berharap kegiatan serupa menjadi agenda tahunan.
Lazisnu Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Surabaya sebagai upaya konsolidasi program sosial tahun 2025 yang diikuti pengurus dari seluruh kabupaten dan kota. Kegiatan ini membahas evaluasi program, strategi penyaluran zakat agar tepat sasaran, penguatan basis data mustahik, peningkatan kapasitas relawan, serta transparansi keuangan, disertai pelatihan administrasi dan pengenalan sistem pelaporan digital real-time. Melalui Rakorwil ini, Lazisnu Jatim menegaskan komitmennya mengelola zakat secara profesional, amanah, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Lazisnu Jawa Timur meluncurkan Program Ekonomi Produktif di Surabaya untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan UMKM dengan pendampingan usaha, pelatihan, permodalan bergulir, dan akses pasar. Program ini menekankan pemanfaatan zakat secara produktif agar pelaku usaha kecil dapat naik kelas, seperti dirasakan penerima manfaat yang kini mampu meningkatkan produksi dan pemasaran digital. Ke depan, Lazisnu Jatim menargetkan lebih dari 1.000 UMKM binaan di seluruh Jawa Timur guna menciptakan ekosistem usaha berkelanjutan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dhuafa melalui pemberdayaan ekonomi.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur menyalurkan zakat produktif berupa bibit ikan lele di Lumajang. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Majelis Takwa Telkomsel (MTT). Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, mengatakan program zakat produktif menjadi contoh pengelolaan zakat yang inovatif, berorientasi pada pemberdayaan dan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.




