Blitar, LAZISNU Jatim
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar, KH Asyharul Muttaqin, mendorong agar NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dapat memaksimalkan potensi zakat yang cukup besar di Indonesia.
“Kalau membaca laporan-laporan yang ada itu, potensi zakat di Indonesia itu mencapai Rp500-an triliun. Itu potensinya, tapi hanya berapa yang bisa digarap,” ujarnya saat pembukaan Rakorwil LAZISNU se-Jatim di Graha NU Kabupaten Blitar, Sabtu (07/02/2026).
Ia mengetakan, bila warga NU atau Nahdliyin di Indonesia mencapai 56,9 persen, maka jumlah masyarakat yang terafiliasi dengan organisasi NU lebih dari 100 juta orang.
“Ini potensi yang sangat luar biasa, bagaimana kita tidak saja menggali kemudian bisa menyalurkan,” tegasnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Huda Wonodadi Blitar ini menekankan bahwa berkaitan dengan potensi zakat hendaknya menjadi konsen LAZISNU ke depan dengan memaksimalkan beberapa hal yang dilakukan selama ini.
“Saya pikir ini sangat strategis untuk semuanya. Monggo dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” harapnya.
Di samping itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf Ketua PCNU Kabupaten Blitar, KH Muqorrobin, yang berhalangan hadir karena menghadiri acara lain tingkat PWNU Jatim di Kampung Coklat Blitar.
“Jadi, hari ini kegiatannya pengurus PCNU Blitar lumayan padat,” ungkapnya.
Dirinya pun menghaturkan selamat datang di PCNU Kabupaten Blitar, terutama di Graha NU ini. Ia pun memohon maaf apabila dalam penyambutan ada hal yang kurang berkenan.
“Dan semoga tidak mengurangi kekhidmatan dalam menghadiri Rakorwil LAZISNU se-Jatim ini,” pungkasnya.
Diketahui, acara ini mengusung tema ‘Transformasi Filantropi NU, Membangun Kemandirian Umat Berkelanjutan’. Hadir dalam acara itu di antaranya, Wakil Rais PCNU Kabupaten Blitar KH Ahmad Maisur, Ketua Baznas Blitar, dan lainnya.