Surabaya, LAZISNU Jatim
NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur bakal menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bersama seluruh LAZISNU se-Jatim, Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini akan berlangsung di Graha NU Blitar, Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah, mengatakan bahwa kegiatan ini akan membahas sejumlah topik sesuai perkembangan terkini melalui beberapa persidangan. Menurutnya, seluruh pembahasan akan mengacu pada tema, yaitu ‘Transformasi Filantropi NU, Membangun Kemandirian Umat Berkelanjutan’.
Afif pun merinci beberapa pembahasan dalam Rakorwil LAZISNU se-Jawa Timur. Di antaranya, transformasi manajemen keuangan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) melalui aplikasi yang terintegrasi.
“Jadi, LAZISNU PWNU Jatim telah membangun sebuah aplikasi laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan untuk memudahkan pencatatan keuangan ZIS sesuai dengan tingkatannya masing-masing,” ujarnya, Kamis (05/02/2026).
Dirinya menjelaskan, dalam aplikasi tersebut sekaligus memiliki fitur laporan distribusi yang terkonsolidasi dalam satu database se-Jatim. Ia pun mengajak elemen LAZISNU se-Jatim untuk melakukan transformasi laporan keuangan dari manual ke digital.
“Kami mengajak kepada seluruh LAZISNU se-Jatim untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun transformasi laporan keuangan, dari laporan manual ke laporan berbasis aplikasi yang terintegrasi dalam satu wadah,” ajaknya
Tak hanya transformasi, pihaknya juga akan membangun kesepakatan kolaborasi untuk menggalakkan program-program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Ia menerangkan, pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dimaksudkan untuk menjadikan warga sebagai subjek program tanpa mengorbankan sumber daya untuk generasi mendatang.
"Jadi, tidak sekadar memberikan bantuan (uang/barang) yang habis sekali pakai, tetapi memberdayakan warga untuk jangka panjang," jelasnya.
“(Dalam Rokorwil) Kami juga akan menjalin kesepakatan soal intensifikasi program Koin NU di seluruh Jawa Timur,” imbuh Afif.
Selain itu, dalam acara tersebut akan disampaikan laporan terkait program NU Jatim Peduli Sumatra dan Aceh yang sudah terlaksana pada tahap 1. Diketahui, di tahap 1 LAZISNU se-Jatim berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp3.879.409.566 untuk warga penyintas bencana di Aceh dan Sumatra.
“Dan kesepakatan program tersebut pada tahap 2 untuk mendukung pemulihan pasca bencana banjir,” pungkasnya.
Diketahui, acara tersebut akan dihadiri perwakilan LAZISNU PBNU, perwakilan PWNU Jatim, pengurus LAZISNU Jatim, dan LAZISNU se-Jatim.