LAZISNU Ngawi melakukan silaturahim kepada Rais PCNU Ngawi di Gedung Kampus IAI Ngawi, Senin (06/04/2026). Ketua LAZISNU Ngawi, Kiai Hasim, mengatakan bahwa silaturahim dilaksanakan untuk berkoordinasi terkait pelaksanaan program tahunan di momen Idul Adha. Selain itu, juga soal evaluasi program yang sudah berjalan, sehingga ke depan bisa lebih baik. "Untuk koordinasi dengan Rais PCNU memang terus kita lakukan dari tahun ke tahun,” ujarnya.
LAZISNU Tuban mendistribusikan zakat fitrah hasil penghimpunan di platform NU Online SuperApp. Program ini merupakan kolaborasi LAZISNU PBNU bersama NU Online. Sebanyak 100 orang menerima manfaat di Masjid Al Falah, Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Ketua LAZISNU Tuban, Joko Hadi Purnomo, mengatakan skema ini merupakan wujud kekuatan jejaring organisasi NU. Sehingga dana yang dihimpun secara terpusat di Jakarta dapat didistribusikan ke daerah.
NU Care-LAZISNU Jatim mentasharufkan fidyah Ramadhan kepada tukang becak dan petugas TPA di Kota Surabaya, Rabu-Kamis (18-19/03/2026). Fidyah kepada tukang becak berbentuk makanan jadi yang dibagikan dini hari sebagai menu sahur. Sementara fidyah kepada petugas TPA berupa makanan mentah agar bisa diolah sesuai kebutuhan. Keduanya dipilih sebagai penerima fidyah karena merepresentasikan kelompok pekerja sektor informal yang tetap bekerja di waktu-waktu krusial. “Penyaluran fidyah ini berasal dari dua sumber, yakni dari LAZISNU PBNU dan yang diterima LAZISNU Jatim sendiri,” ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jatim, M Rizal Syarifuddin, Kamis (19/03/2026).
PWNU Jawa Timur melalui LAZISNU Jatim resmi memberangkatkan 15 armada bus Mudik Gratis 2026. Pemberangkatan berlangsung di halaman depan Kantor PWNU Jatim di Surabaya, Rabu (18/03/2026). Mereka dilepas oleh Sekretaris PWNU Jatim HM Faqih yang didampingi dua Wakil Sekretaris yaitu H Muhammad Taufiq dan Edy M Ya’kub. Rombongan mudik gratis akan menuju delapan rute perjalanan yang telah ditentukan.
NU Care-LAZISNU Jatim mendistribusikan bingkisan kepada puluhan guru ngaji di lereng Gunung Kelud, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Sabtu (14/03/2026). Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofi’i Boenawi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada para guru ngaji yang selama ini berperan dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak. “Kami mendistribusikan paket sembako, sarung dan baju koko dari Behaestex, dan Al-Qur’an, dan bingkisan guru ngaji dari Majelis Takwa Telkomsel (MTT),” ujarnya.
Langkah strategis dilakukan NU Care-LAZISNU Bojonegoro, yakni dengan meluncurkan website dan santunan anak yatim di halaman Kantor PCNU Bojonegoro, Kamis (12/3/2026) sore. Ketua LAZISNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, mengatakan launching website adalah upaya gerakan zakat melalui digitalitalisasi, agar mudah dijangkau oleh masyarakat luas. "Melalui website LAZISNU Bojonegoro, untuk lebih memudahkan masyarakat, baik para donator atau aghniya, maupun masyarakat umum melihat aktivitas riil," katanya.





